top of page

Pendapatan sebagai Cloud Engineer

Profesi Cloud Engineer telah menjadi salah satu karir yang menjanjikan di era digital saat ini. Dalam artikel ini, kami akan mengulas tentang pendapatan atau gaji yang dapat diperoleh sebagai seorang Cloud Engineer, dengan fokus pada perbedaan di Indonesia dan juga secara global.


Pendapatan Cloud Engineer di Indonesia

Pendapatan seorang Cloud Engineer di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti pengalaman kerja, kualifikasi pendidikan, lokasi, dan sektor industri yang menjadi tempat kerja seseorang.


Menurut data dari beberapa sumber, gaji Cloud Engineer di Indonesia berkisar antara Rp 8 juta hingga Rp 25 juta per bulan. Namun, penting untuk diingat bahwa angka ini dapat bervariasi tergantung pada perusahaan dan sektor industri tempat mereka bekerja. Perusahaan besar atau multinasional umumnya menawarkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan kecil atau startup.


Pendapatan Cloud Engineer di berbagai Dunia

Di seluruh dunia, pendapatan Cloud Engineer juga sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti negara tempat kerja, tingkat pengalaman, tingkat pendidikan, dan penguasaan teknologi cloud tertentu.


Menurut laporan dari Payscale, tingkat rata-rata gaji Cloud Engineer di beberapa negara adalah sebagai berikut:


1. Jepang, JPY 3.000.000 - JPY 8.000.000 per tahun

2. Kanada, CAD 71.000 - CAD 130.000 per tahun

3. Inggris, GBP 40.000 - GBP 80.000 per tahun

4. Australia, AUD 76.000 - AUD 135.000 per tahun

5. Singapura, SGD 48.000 - SGD 150.000 per tahun

6. Amerika Serikat,: USD 87.500 - USD 155.000 per tahun


Perlu dicatat bahwa tingkat gaji tersebut juga dipengaruhi oleh ekonomi dan biaya hidup di negara masing-masing.


Faktor-faktor Penentu Pendapatan Cloud Engineer

Beberapa faktor yang secara umum mempengaruhi pendapatan Cloud Engineer di Indonesia dan seluruh dunia adalah:

1. Tingkat Pendidikan dan Sertifikasi: Gelar sarjana atau pascasarjana di bidang terkait (seperti Ilmu Komputer atau Teknik Komputer) dan kepemilikan sertifikasi yang relevan (AWS Certified Solutions Architect, Microsoft Azure Certified, dsb.) dapat meningkatkan peluang mendapatkan gaji yang lebih tinggi.


2. Pengalaman Kerja: Semakin tinggi tingkat pengalaman, semakin besar peluang mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Pengalaman kerja yang relevan di industri dan proyek yang telah diselesaikan dengan sukses juga dapat mempengaruhi tingkat gaji.


3. Keterampilan dan Keahlian Khusus: Penguasaan teknologi dan platform cloud tertentu (AWS, Azure, Google Cloud, dsb.) serta kemampuan untuk merancang dan mengelola infrastruktur cloud yang kompleks juga dapat mendorong peningkatan gaji.


Kesimpulan

Berdasarkan data yang ada, pendapatan seorang Cloud Engineer di Indonesia dapat mencapai kisaran Rp 8 juta hingga Rp 25 juta per bulan. Di tingkat global, gaji dapat bervariasi secara signifikan, tergantung pada negara tempat bekerja. Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kemampuan teknis yang dimiliki juga mempengaruhi tingkat pendapatan seorang Cloud Engineer. Dalam industri yang terus berkembang ini, tingkatkan kompetensi dan pengalaman anda untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam meningkatkan pendapatan sebagai Cloud Engineer.


Di Elite Academy kamu akan di bentuk menjadi seorang Cloud Engineer dengan sistem pembelajaran dan pelatihan yang terukur. Kamu bisa konsultasi langsung dengan tim kami melalui  WhatsApp Elite Academy untuk program-program edukasi menjadi sebagai Cloud Engineer.


49 views0 comments
bottom of page